BIMBEL BERSAMA TFI
Pengajaran Bimbel di Pos Belajar Dutasia Sitanala
Dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building
Bersama Teach For Indonesia ( TFI )
Kelas : LI 53
Dosen : Bapak Frederikus Fios
Waktu : Selasa, 20 Oktober 2015
Jam : 14.00-16.00
Jumlah Peserta : 8 Orang
Lokasi : Sitanala RT 04/013 Kel. Karangsari, Kec. Neglasari, Kota Tangerang
Anggota Yang Hadir :
1. Aglyna Rizky 1801433163
2. Ajeng Iniccha Dewi 1801439062
3. Chitra Ayuningtyas 1801419032
4. Kevin Christoper 1801373870
5. Prianka Chandra Aditya 1801408256
6. Sarah Amalia Halim 1801433144
7. Tri Ananda BR Tarigan 1801432311
8. Zhafira Ramadhani 1801425552
Anggota Yang Tidak Hadir :
Tidak ada
( Dari Kiri ke Kanan : Tri Ananda, Zhafira, Sarah, Chitra, Ajeng, Prianka Chandra, Aglyna, Kevin )
Pada hari selasa 20 oktober 2015 kelompok kami
melaksanakan progam BIMBEL untuk pertama kalinya. Seminggu sebelumnya
sebenarnya kami harusnya sudah mengadakan bimbel,namun karena adanya insiden dari
salah satu mobil kelompok kami maka jadwal untuk bimbel pada minggu
pertama diganti menjadi hari selasa tanggal 20 oktober 2015. Sebelum menulis
laporan lebih jelas, disini kelompok kami ingin menjelaskan bahwa kelompok kami beranggota 8 orang. Kami
mengajar di pos belajar duta sintanala, lokasinya dekat dengan rumah sakit
sintanala.Masing masing orang dari kelompok kami membagi tugas
agar lebih terorganisir. Macam macam pelajaran yang kami berikan kepada anak anak di pos belajar
sintanala. Yakni ada yang mengajarkan matematika.bahasa inggris maupun ilmu
komputer.Memang diperlukan adanya kesabaran dalam mendidik
anak anak di pos duta sintanala. Yang pertama karena mereka masih anak anak
maka mereka mudah bosan dan mudah hilang focus dalam belajar. Akibatnya mereka
lebih sering bermain. Oleh sebab itu kami selaku kaka yang mengajarkan mereka
harus pintar pintar untuk membujuk mereka agar mau belajar kembali.
Persiapan yang kami lakukan sebelum mengajar adalah mempersiapkan atribut seperti almamater dan flazzcard. Waktu tempuh dari Kampus Alam Sutera menuju ke Pos belajar sitanala kurang lebih 30 menit. Kami mengusahakan agar datang tepat waktu, tapi karena ada beberapa hambatan dan juga kami keluar kelas pukul setengah 2 dan juga jalanan yang padat, sehingga kami terlambat pada bimbel hari pertama. Sesampainya disana, setiap volunteer memegang kurang lebih 1 anak, disana kami membimbing mereka dalam mengerjakan pekerjaan rumahnya dan memberi mereka beberapa latihan untuk mengulang pelajaran. Kami juga memberikan hadiah kepada anak anak yang bisa mengerjakan tugas yang kami kasih dengan benar dan baik. Anak anak yang kami bimbing dimulai dari kelas 1 sd sampai dengan kelas 1 SMP. Pelajaran yang dipelajari antara lain : Matematika, Bahasa Inggris, dan TIK. Dalam membantu mereka, kami menggunakan beberapa sumber seperti : buku pelajaran, LKS dan juga google. Setelah selesai memberikan bimbingan, kami mengulang pelajaran yang diajarkan sebelum mereka kembali ke rumah dan juga kami melakukan briefing bersama ibu PIC untuk mereview pekerjaan kami hari ini, dan juga memberikan arahan untuk mengajar di minggu selanjutnya.
Metode yang kita pilih dalam mengajar anak-anak di pos belajar Dutasia Sitanala adalah Mentoring.Keuntungan atau sisi positif nya adalah :
Kekurangan atau sisi negatif nya adalah :
Dalam kegiatan mengajar kemarin, kami tidak membawa berkas untuk survey eksternal, dan minggu depan kami akan membawa berkas untuk survey eksternal.Dalam kegiatan mentoring kemarin, kami tidak bisa datang tepat waktu dikarenakan saat keluar kelas dan waktu untuk ke tempat bimbel sangat mepet. Dan juga anggota kami sudah sangat antusias dalam mengajar anak - anak, anggota kami juga bertutur kata yang sopan sehingga adik adik bimbel kami bisa mencotoh kami untuk bertutur kata yang baik dan sopan. Anggota kami juga sangat sabar dalam menghadapi adik adik di tempat bimbel.
Dan berikut rekap hasil mengajar bimbel minggu pertama kami di Sitanala :
Hasil Kegiatan :
Sebelum Kegiatan :
Persiapan yang kami lakukan sebelum mengajar adalah mempersiapkan atribut seperti almamater dan flazzcard. Waktu tempuh dari Kampus Alam Sutera menuju ke Pos belajar sitanala kurang lebih 30 menit. Kami mengusahakan agar datang tepat waktu, tapi karena ada beberapa hambatan dan juga kami keluar kelas pukul setengah 2 dan juga jalanan yang padat, sehingga kami terlambat pada bimbel hari pertama. Sesampainya disana, setiap volunteer memegang kurang lebih 1 anak, disana kami membimbing mereka dalam mengerjakan pekerjaan rumahnya dan memberi mereka beberapa latihan untuk mengulang pelajaran. Kami juga memberikan hadiah kepada anak anak yang bisa mengerjakan tugas yang kami kasih dengan benar dan baik. Anak anak yang kami bimbing dimulai dari kelas 1 sd sampai dengan kelas 1 SMP. Pelajaran yang dipelajari antara lain : Matematika, Bahasa Inggris, dan TIK. Dalam membantu mereka, kami menggunakan beberapa sumber seperti : buku pelajaran, LKS dan juga google. Setelah selesai memberikan bimbingan, kami mengulang pelajaran yang diajarkan sebelum mereka kembali ke rumah dan juga kami melakukan briefing bersama ibu PIC untuk mereview pekerjaan kami hari ini, dan juga memberikan arahan untuk mengajar di minggu selanjutnya.
Metode yang kita pilih dalam mengajar anak-anak di pos belajar Dutasia Sitanala adalah Mentoring.Keuntungan atau sisi positif nya adalah :
- Kami bisa menjadi lebih dekat dan bersahabat dengan anak.
- Kami menjadi lebih fokus untuk mengajar 1 anak.
- Anak-anak menjadi aktif untuk mendengarkan, berani menyampaikan pendapat, dan berani untuk mengajukan pertanyaan.
- Anak-anak mudah memahami pelajaran yang kami sampaikan.
Kekurangan atau sisi negatif nya adalah :
- Anak-anak menjadi ketergantungan kepada kami dalam menyelesaikan pekerjaan rumah nya.
- Metode mentoring menjadi kurang maksimal karena Tempat pos belajar Dutasia Sitanala kurang efektif karena tidak ada alas duduk maupun meja sehingga anak-anak tidak duduk rapih dan sopan.
- Karena kami mengajar dan fokus hanya dengan 1 anak, membuat kami tidak mengenal anak-anak yang lain.
Dalam kegiatan mengajar kemarin, kami tidak membawa berkas untuk survey eksternal, dan minggu depan kami akan membawa berkas untuk survey eksternal.Dalam kegiatan mentoring kemarin, kami tidak bisa datang tepat waktu dikarenakan saat keluar kelas dan waktu untuk ke tempat bimbel sangat mepet. Dan juga anggota kami sudah sangat antusias dalam mengajar anak - anak, anggota kami juga bertutur kata yang sopan sehingga adik adik bimbel kami bisa mencotoh kami untuk bertutur kata yang baik dan sopan. Anggota kami juga sangat sabar dalam menghadapi adik adik di tempat bimbel.
Dan berikut rekap hasil mengajar bimbel minggu pertama kami di Sitanala :
Hasil Kegiatan :
Sebelum Kegiatan :
- Anak - anak tidak mau belajar, hanya ingin bermain.
- Anak anak tidak fokus dalam belajar.
- Anak - anak sudah mau belajar, dan juga tidak hanya bermain, mereka juga bisa menjawab pertanyaan yang sudah diajarkan sebelumnya.
Kesimpulan :
Mengajar adik adik di tempat bimbel sitanala memang membutuhkan pendekatan, awalnya kita mengikuti apa yang mereka inginkan, baru setelah itu kita memulai pembelajaran. Hasilnya anak anak bisa fokus dalam belajar dan bisa menjawab pertanyaan ketika memberikan ulang soal tersebut.
Untuk mengajar di pekan depan, kami akan berusaha datang tepat pada waktunya, dan juga kami akan lebih sabar dan lebih tegas dalam mengajar, agar anak-anak lebih mudah diatur. Dan kami juga akan membawa makanan kecil lebih banyak kepada mereka, untuk memberikan reward kepada mereka agar lebih semangat lagi dalam belajar.
Berikut foto foto kami saat mengajar di duta belajar Sitanala
Cukup sekian posting blog dari kami, semoga bisa bermanfaat, terima kasih :)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar