Kamis, 10 Desember 2015

CB KEWARGANEGARAAN 1 Minggu ke 4 Susulan




Kelas : Li 53
Dosen : Bapak Frederikus Fios
Jumlah peserta : 3 orang
Lokasi : Sitanala RT 04/013. Kel, karangsari, kec. Neglasari, kota tanggerang

Anggota yang hadir :
1. Aglyna rizky
2. Ajeng iniccha dewi
3. Prianka Chandra Aditya

Dihari ke-4 ini kami pun masih semangat untuk mengajar adik adik di sintanala, di hari ke-4 ini kami hanya mengajar ber-3 dikarenakan pada saat kami ingin mengajar saat itu kami terjebak hujan dan akhirnya kami mengajar dilain hari dan terpisah bersama kelompok kami. Pada pertemuan kali ini kami pun tetap semangat seperti biasanya untuk mengajar adik adik. Seperti biasa kami mengajarkan pelajaran yang mereka mau dan kami juga mengajarkan sampai mereka bisa. Walaupun kami hanya ber-3 kami tetap semangat mengajar mereka sampai acara mengajar selesai. Kami mengajar tidak hanya untuk mendapatkan nilai dikampus akan tetapi semangat yang tinggi dari adik adik ini untuk belajar membuat kami terus tetap semangat mengajar mereka


Pada tanggal 2 Desember 2015 kami melakukan bimbel ke 4. Kali ini dari kelompok kami hanya bertiga, yaitu Aglyna, Prianka dan Ajeng. Kami berangkat dari Binus pukul 7.30 dengan perlengkapan kartu flazz dan juga jaket almamater. Ternyata perjalanan ke Sitanala saat pagi hari lebih padat tetapi kami tiba di sana tepat waktu, yaitu pada pukul 9. Sesampai di sana kami langsung mengajar. Adik-adik yang kita bimbing berbeda, karena kami mengajar pada hari yang beda. Tetapi rata-rata dari mereka memiliki semangat belajar yang tinggi juga. Di sana kami mengajar dengan beberapa kelompok lain yang kebetulan kami kenal juga. Kami mengajar matematika untuk kelas 4SD. Setelah selesai mengajar kami foto-foto dan kami pulang.

Metode yang kami gunakan:
Mentoring

Keuntungan mentoring:
-bisa lebih dekat dengan adik-adik
-lebih terasa menyenangkan
-lebih intensif

Kekurangan mentoring:
-banyak bercanda
-adik-adik kurang mandiri


Survey internal:
Kami sudah menjalankan kewajiban mengajar dengan semangat dan menyenangkan, kami juga datang tepat waktu.

Survey eksternal:
Kami sudah menggunakan jaket almamater dan kartu flazz yang menjadi atribut wajib.

Kesimpulan :
Kami berusaha memberikan materi yang baik untuk anak anak ini. Dan tidak lupa kami juga selalu memberikan semangat untuk adik adik ini dalam sekolah dan tidak pantang menyerah dalam menuntut ilmu .

Sekian blog dari kami, semoga blog ini dapat bermanfaat untuk semua yang membacanya. Dan semoga pembacanya dapat memberikan saran dan kritik jika ada kekurangan dalam blog ini.





CB KEWARGANEGARAAN 1 minggu 5



Kelas : LI 53
Dosen: Bapak Frederikus Fios
Waktu:Selasa, 8 Desember 2015
Jam : 14:00 - 16:00
Jumlah Peserta : 8 orang
Lokasi : Sitanala RT 04/013, Kel. Karangsari, Kec. Neglasari, Kota Tangerang.

Anggota Yang Hadir :
1. Chitra Ayuningtyas 1801419032
2. Kevin Christoper 1801373870
3. Sarah Amalia Halim 1801433144
4. Tri Ananda BR Tarigan 1801432311
5. Prianka Chandra Aditya 1801408256
6. Zhafira Ramadhani 1801425552

Anggota yang tidak hadir :
1. Aglyna Rizky 1801433163
2. Ajeng Iniccha Dewi 1801439062

Alasan tidak hadir :
Karena Ajeng sedang ada acara keluarga dan  Aglyna terjebak hujan sehingga tidak bisa menghadiri kegiatan bimbel ini.

Minggu ini adalah minggu terakhir kami mengajar bimbel di duta belajar Sitanala. Sesuai dengan tugas CB Kewarganegaraan yang diberikan kepada kami, kami diamanahkan untuk memberikan bimbel kepada adik adik SD dan SMP. Disini kami banyak mendapatkan pengalaman dan juga banyak yang bisa kita ambil dari kegiatan belajar mengajar ini, seperti nilai tanggung jawab, kejujuran, toleransi, peduli bahkan kedisiplinan, semua nilai tersebut kami dapatkan dari kegiatan mengajar ini. Bahkan, rasa kekeluargaan pun tumbuh di kegiatan belajar mengajar di duta belajar Sitanala.
Pada minggu ke 5 ini, persiapan yang kami lakukan adalah seperti biasa berangkat dari Binus pada pukul 1 siang sehingga kami bisa sampai ke duta belajar Sitanala tepat waktu. Tak lupa flazz card maupun almamater kami gunakan dalam kegiatan belajar mengajar ini. Minggu ini, karena minggu terakhir kami menyiapkan beberapa bingkisan untuk adik adik tercinta kami dan juga untuk Ibu pengurus Duta Belajar Sitanala, karena telah mau menerima kami dengan hangat di Duta Belajar Sitanala.
Kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasa, dimulai pada pukul 2 siang hingga 4 sore, seperti biasa, adik adik dibagi sesuai kelasnya dan setelah itu kakak kakak volunteer masuk ke kelompok yang telah dibagi tadi. Kami mengajarkan pelajaran matematika dan juga bahasa inggris. Adik adik yang mengikuti kegiatan belajar mengajar ini dimulai dari kelas 2 SD hingga 1 SMP. Metode yang kami gunakan dalam memberikan bimbel ini adalah mentoring. Dan juga, di Duta Belajar Sitanala sekarang sudah ada meja belajar lipat untuk adik adik sehingga dalam kegiatan belajar mengajar sekarang terasa nyaman dan adik adik bisa fokus dalam belajar.
Apa saja sisi positif yang dapat kita ambil dari kegiatan ini?
Kegiatan positif yang dapat kita ambil adalah :
1.      Kami diajarkan bagaimana cara bertanggung jawab, dengan mengajarkan adik adik tepat waktu hingga kegiatan belajar mengajar selesai.
2.      Kami juga diajarkan disiplin waktu pada kegiatan belajar mengajar ini.
3.      Kami diajarkan untuk peduli satu sama lain.
4.      Kami juga diajarkan untuk selalu menerapkan kejujuran di kegiatan sehari hari.
5.      Kami semakin dekat satu sama lain dengan adik adik sitanala maupun volunteer.
Dan pada minggu terakhir ini adik adik sangat antusias dalam belajar dan juga fokus.

Survey Internal :
Semua volunteer sudah melaksanakan tugasnya dengan baik walaupun di minggu terakhir, para volunteer juga sangat antusias dalam mengajar di minggu terakhir ini, dan para volunteer datang tepat waktu dan menggunakan atribut secara lengkap.

Survey Eksternal :
Adik adik yang kami ajarkan sangat merasa puas dengan kegiatan ini dan mereka sedih karena ini adalah minggu terakhir kami mengajar disana dan juga mereka berharap agar diluar kegiatan ini kami masih bisa menengok mereka di Sitanala.

Minggu terakhir ini benar benar sangat berarti untuk kami, karena kami diajarkan banyak pelajaran dalam kegiatan ini dan semoga kegiatan ini bisa membangun sifat kami supaya dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
Walaupun berat untuk kami meninggalkan adik adik di Sitanala, tapi kami akan berusaha untuk tetap menengok mereka walaupun diluar kegiatan CB ini.
Sekian blog dari kami, semoga bermanfaat untuk pembacanya, terima kasih J


Berikut beberapa foto kegiatan kami di duta belajar sitanala :










Rabu, 09 Desember 2015

CB KEWARGANEGARAAN 1 minggu 4


Kelas : LI 53
Dosen: Bapak Frederikus Fios
Waktu:Selasa, 27 Oktober 2015
Jam : 14:00 - 16:00
Jumlah Peserta : 8 orang
Lokasi : Sitanala RT 04/013, Kel. Karangsari, Kec. Neglasari, Kota Tangerang.

Anggota Yang Hadir :
1. Chitra Ayuningtyas 1801419032
2. Kevin Christoper 1801373870
3. Sarah Amalia Halim 1801433144
4. Tri Ananda BR Tarigan 1801432311

Anggota Yang Tidak Hadir :
1. Aglyna Rizky 1801433163
2. Ajeng Iniccha Dewi 1801439062
3. Prianka Chandra Aditya 1801408256
4. Zhafira Ramadhani 1801425552 

Alasan Tidak Hadir :
1. Terjebak hujan : Aglyna, Ajeng dan Prianka
2. Acara Keluarga di Luar Kota : Zhafira


Kami menempuh mata pelajaran CB Kewarganegaraan.  pada pelajaran ini, kami diberikan tugas untuk membimbing adik – adik  SD dan SMP dalam proses belajar.  Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan nilai sosial yang tinggi juga peduli terhadap sesama. Pada pertemuan ke empat kali ini nilai sosial yang kami dapat adalah kejujuran.  Dimana kita menuliskan laporan sesuai dengan kejadian yang terjadi.  Contohnya ada beberapa anggota kami yang tidak hadir saat kegiatan kali ini. Walaupun anggota yang mengikuti kegiatan hanya empat anggota namun kami tetap bersemangat untuk mengajar adik – adik di Pos Belajar Dutasia Sitanala.

Kegiatan bimbel ke 4 ini diadakan pada tanggal  1 Desember 2015.  Persiapan yang kami lakukan adalah kami tidak lupa  membawa jaket almamater untuk dikenakan saat kegiatan berlangsung serta flazz card sebagai tanda pengenal anggota. Kami berangkat dari Binus pukul 13.00 jalan meuju ke Sitanala sangat padat. Dan sampai di Sitanala pukul 14.03. sesampainya disana kami langsung melakukan proses mengajar adik –adik disana. Disana banyak sekali kelompok lain yang  juga melakukan kegiatan bimbel. Kegiatan ini dihadiri adik – adik dari kelas 1 SD sampai dengan 1 SMP. Dan pelajaran yang dipelajari mulai dari Fisika, Kimia, dan  Matematika. Setelah kegiatan selesai seperti biasa kami melakukan foto bersama adik – adik tercinta. Setelah itu kami pamit untuk pulang.

Metode yang kita pilih dalam mengajar anak-anak di pos belajar Dutasia Sitanala adalah Mentoring.

Keuntungan atau sisi positif nya adalah :


1.      Kita dapat mengetahui karakter setiap anak didik
2.      Menambah pengalaman
3.      Dapat bersosialisasi dengan anak – anak di Sitanala

4.      Pengajaran lebih intensif


Kekurangan atau sisi negatif nya adalah :
Adik – adik yang kami bimbing menjadi tidak fokus dan lebih mengandalkan kami untuk mengerjakan tugas yang diberikan.

Survery Internal :
Kelompok kami sudah datang tepat waktu dan juga menggunakan atribut lengkap dalam melaksanakan tugasnya. Semuanya juga sangat antusias dalam mengajar adik adik dan juga bertutur kata yang sopan dan ramah agar dapat dicontoh adik adik disana.

Berdasarkan survey eksternal :
Kami sudah datang tepat waktu dan juga menggunakan atribut lengkap ketika melaksanakan tugas.

Kesimpulan yang bisa kami ambil dalam kegiatan minggu ke 4 ini adalah, kami diajarkan bagaimana bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan dan juga bagaimana cara mengajar adik adik dengan baik dan benar agar adik adik tetap semangat dalam menuntut ilmu.

Sekian blog dari kelompok kami, semoga bisa bermanfaat untuk semua yang membacanya dan menjadikan motivasi bagi pembaca agar mau membantu terhadap sesama, terimakasih :)



Berikut foto foto kegiatan kami di minggu ke 4 :











Sabtu, 14 November 2015

CB KEWARGANEGARAAN 1 minggu 3

BIMBEL BERSAMA TFI
Pengajaran Bimbel Bersama TFI di Pos Belajar Dutasia Sitanala
Dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building (CB)
Bersama Teach For Indonesia 





Kelas : LI 53
Dosen : Bapak Frederikus Fios
Waktu : Selasa, 27 Oktober 2015
Jam : 14:00 - 16:00
Jumlah Peserta : 8 orang
Lokasi : Sitanala RT 04/013, Kel. Karangsari, Kec. Neglasari, Kota Tangerang.

Anggota Yang Hadir :
1. Aglyna Rizky 1801433163
2. Ajeng Iniccha Dewi 1801439062
3. Chitra Ayuningtyas 1801419032
4. Kevin Christoper 1801373870
5. Prianka Chandra Aditya 1801408256
6. Sarah Amalia Halim 1801433144
7. Tri Ananda BR Tarigan 1801432311
8. Zhafira Ramadhani 1801425552 

Anggota Yang Tidak Hadir :
Tidak ada

( Dari Kiri Ke Kanan : Tri Ananda, Sarah Amalia, Prianka Candra, Chitra Ayuningtyas, Ajeng Iniccha, Zhafira Ramadhani, Kevin Christoper, Aglyna Rizky)


Kami menempuh mata pelajaran CB Kewarganegaraan. Pada mata kuliah ini, kami diberikan proyek berupa mengajar untuk adik adik SD maupun SMP. Guna dari proyek ini adalah agar setiap mahasiswa maupun mahasiswi memiliki nilai sosial yang tinggi dan juga peduli terhadap sesama. Selain itu kami juga diajarkan bagaimana bertanggung jawab, kejujuran, disiplin, dan juga toleran. Salah satu nilai yang bisa kami ambil dari mengajar pada minggu ke 3 ini adalah tanggung jawab. Kami diberikan kepercayaan dari Universitas untuk mengajar adik adik dan juga diberikan tanggung jawab oleh Ketua dari Pos Belajar Dutasia Sitanala. Kami tidak ingin menyia nyiakannya. Kami mengajar adik adik dengan semangat hingga waktunya habis, dan juga kami datang tepat pada waktunya. Disini kami diajarkan bagaimana bertanggung jawab dengan apa yang dikerjakannya.

Bimbel minggu ke 3 ini diadakan pada Selasa, 3 November 2015, dan dihadiri oleh seluruh anggota, tidak ada yang tidak hadir. Persiapan yang kami lakukan sebelum melakukan kegiatan mengajar adalah, kami membeli makanan kecil untuk adik adik di Sitanala pada hari sebelumnya, agar adik adik semangat dalam belajar, pemberian makanan kecil ini juga untuk memberikan reward kepada adik adik yang bisa menjawab soal soal pertanyaan dari kami. Kami berangkat dari Binus pada pukul 13.06 menuju ke Pos Belajar Dutasia Sitanala, dan kami sampai pada pukul 14.00. Tak lupa, kami menggunakan atribut lengkap, yaitu Flazzcard dan juga almamater. Sebelum proses belajar dimulai, kami menyuruh adik adik untuk membaca doa agar kegiatan bimbel ini berjalan dengan lancar. Setelah berdoa , kami membagi adik adik menjadi berbagai kelompok sesuai dengan kelasnya masing masing, Lalu setiap volunteer memegang kurang lebih 1 anak. Adik adik yang mengikuti bimbel terdiri dari kelas 1 SD hingga kelas 1 SMP. Proses bimbel dimulai dengan mereview pelajaran minggu sebelumnya, lalu dilanjutkan dengan mengerjakan PR, dan memberikan tugas untuk materi minggu ini. Pelajaran yang kami bimbelkan bermacam macam, mulai dari Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS Terpadu dan juga kesenian. Kami membantu adik adik belajar menggunakan LKS dan juga apabila tidak ada di LKS kami menggunakan sumber dari Google. Setelah kegiatan belajar mengajar selesai, seperti biasa kami melakukan foto bersama dan membubarkan adik adik untuk kembali ke rumahnya, setelah selesai membubarkan adik adik, kami melakukan briefing bersama Ibu PIC untuk melanjutkan kegiatan di minggu depan dan melakukan evaluasi di minggu ini.

Metode yang kita pilih dalam mengajar anak-anak di pos belajar Dutasia Sitanala adalah Mentoring.Keuntungan atau sisi positif nya adalah :
  1. Kami bisa menjadi lebih sabar, karena kami mengajari anak anak yang berbagai macam karakter
  2. Anak anak bisa mengharagai waktu selama kurang lebih 1setengah jam untuk belajar 
  3. Dengan adanya kami, anak anak merasa terbantu karena kami mengajari pelajaran yang mereka belum mengerti di sekolahnya
  4. Anak-anak juga semangat belajarnya karena kami juga semangat mengajari mereka.
  5. Anak anak bisa bersosialisasi dengan orang baru seperti kami.
  6. Kami pun bisa bersosialisasi dengan anak anak di sintanala.
  7. Kami menambah pengalaman.



Kekurangan atau sisi negatif nya adalah :

Menurut kami kekurangan nya bukan pada anak anak yang berada di sintanala tetapi kekurangannya berada pada kelas yang kami ajarkan seperti tidak adanya tempat duduk dan meja disana hanya ada ruangan kosong dan benerapa kipas angin yang menempel di dinding .
                                 

Survey Internal : Setiap anak pada kelompok kami sudah sangat baik dalam mengerjakan kewajibannya sebagai volunteer, dan juga sudah memakai atribut yang lengkap dan juga datang tepat waktu.

Survey eksternal : adik adik sangat semangat untuk mengikuti kegiatan bimbel ini.

Kesimpulan yang bisa kami ambil dalam kegiatan minggu ke 3 ini adalah, kami diajarkan bagaimana bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan dan juga bagaimana cara mengajar adik adik dengan baik agar adik adik tetap semangat dalam menuntut ilmu.

Sekian blog dari kelompok kami, semoga bisa bermanfaat untuk semua yang membacanya dan menjadikan motivasi bagi pembaca agar mau membantu terhadap sesama, terimakasih :)


Berikut foto foto kegiatan kami di minggu ke 3 :







Senin, 02 November 2015

CB KEWARGANEGARAAN 1 minggu 2

Bimbel Bersama TFI
Pengajaran Bimbel Bersama TFI di Pos Belajar Dutasia Sitanala
Dalam Penerapan Mata Kuliah Character Buliding (CB)
Bersama Teach For Indonesia



Kelas : LI 53
Dosen : Bapak Frederikus Fios
Waktu : Selasa, 27 Oktober 2015
Jam : 14:00 - 16:00
Jumlah Peserta : 8 orang
Lokasi : Sitanala RT 04/013, Kel. Karangsari, Kec. Neglasari, Kota Tangerang.

Anggota Yang Hadir :
1. Aglyna Rizky 1801433163
2. Ajeng Iniccha Dewi 1801439062
3. Chitra Ayuningtyas 1801419032
4. Kevin Christoper 1801373870
5. Prianka Chandra Aditya 1801408256
6. Sarah Amalia Halim 1801433144
7. Tri Ananda BR Tarigan 1801432311
8. Zhafira Ramadhani 1801425552 

Anggota Yang Tidak Hadir :
Tidak ada



( Kiri ke Kanan : Aglyna Rizky, Tri Ananda, Chitra Ayuningtyas, Sarah Amalia, Ajeng Iniccha, Zhafira Ramadhani, Prianka Chandra, Kevin Christoper)

Kami menempuh mata pelajaran CB Kewarganegaraan. Di pelajaran ini, kami dilatih untuk membimbing adik adik dalam pelajaran. Kegiatan ini dilakukan agar bisa memberikan pelajaran yang positif kepada kami, dan juga kami bisa menerapkan nilai - nilai sosial di kehidupan kami. Salah satu nilai dari pembelajaran CB yang kami dapat minggu ini adalah disiplin. Minggu lalu kami tidak bisa datang tepat waktu dikarenakan kami keluar kelas tidak sesuai jadwal atau lebih lama. Pada minggu ini kami tidak ingin melakukan kesalahan yang sama seperti minggu kemarin, sehingga setelah kelas selesai kami langsung bergegas menuju ke tempat bimbel di daerah Sitanala. Dan pada pukul 2 siang tepat, kami sampai sehingga tidak telat lagi seperti minggu kemarin. Dari sini kami belajar, bahwa disiplin tidak hanya mentaati waktu saja tetapi bisa juga dengan disiplin waktu.

Persiapan apa saja yang kami lakukan agar datang tepat waktu ke tempat bimbel? Setelah kami keluar kelas pada pukul setengah 2, kami langsung bergegas menuju ke daerah Sitanala, dan juga kami tidak melewati jalur seperti biasanya, melainkan jalur yang lebih cepat agar lebih cepat sampai ke tempat tujuan. Kebetulan jalan pada hari itu tidak terlalu padat, sehingga kami tidak tersendat dengan lalu lintas. Sesampainya disana, tidak lupa kami sudah memakai atribut yaitu Binusian Flazz Card dan juga Almamater. Kami juga dibagi setiap orang untuk memegang kurang lebih 1 anak setiap 1 orang. Disana kami membahas tentang pekerjaan rumah mereka dan juga memberikan soal terkait dengan tugas rumah mereka. Anak yang kami bimbing dimulai dari kelas 1 SD hingga kelas 1 SMP. Pada minggu ini, kami membimbing pelajaran : Matematika, dan Bahasa Inggris. Seperti biasa, anak anak sangat antusias dalam menerima bimbingan yang kami berikan. Dalam memberikan bimbingan ini, media yang kami gunakan adalah buku LKS dan juga dengan bantuan Google. Sama seperti minggu sebelumnya, setelah kegiatan bimbel selesai, sebelum pulang, anak anak di riview dengan memberikan pertanyaan sesuai dengan pelajaran yang tadi kami berikan.

Metode yang kami berikan didalam kelas sama seperti biasanya yaitu Mentoring.
Keuntungan dari mentoring sendiri adalah :
1. Kami lebih fokus dalam memberikan bimbingan kepada adik adik, karena setiap 1 anak dibimbing oleh 1 kakak volunteer.
2. Adik adik juga jadi lebih fokus dalam menerima pelajaran, karena tidak terganggu dengan yang lainnya.
3. Adik adik menjadi lebih fokus.
4. Adik adik menjadi lebih cepat memahami pelajaran.

Kekurangan dari mentoring sendiri adalah :
1. Di tempat belajar Sitanala tidak ada meja, sehingga adik adik harus belajar di lantai.

Dan berikut hasil survey kerja kami di duta belajar sitanala :

Survery Internal :
Kelompok kami sudah datang tepat waktu dan juga menggunakan atribut lengkap dalam melaksanakan tugasnya. Semuanya juga sangat antusias dalam mengajar adik adik dan juga bertutur kata yang sopan dan ramah agar dapat dicontoh adik adik disana.

Berdasarkan survey eksternal :
Kami sudah datang tepat waktu dan juga menggunakan atribut lengkap ketika melaksanakan tugas.

Kesimpulan dari kegiatan bimbel kami pada minggu kedua ini adalah, Anak anak sudah sangat antusias dalam belajar dan juga jauh lebih tertib dibandingkan hari kemarin. Kami juga belajar lebih banyak lagi tentang bagaimana cara mengajar, berkomunikasi yang baik dan juga disiplin akan waktu.

Semoga blog ini dapat bermanfaat untuk kalian, dan juga dapat memotivasi kalian untuk melakukan kegiatan kegiatan sosial walaupun sederhana tetapi dapat memberikan manfaat kepada banyak orang.


Berikut galeri foto yang kami ambil ketika mengajar kemarin :